Hati Yang Bergejolak

Saat Murni ngobrol bersama Richman dan yang lainnya di ruang tamu rumah itu, Hasnah datang di antar Santi. Suasana di rumah itu semakin ramai. Kedatangan Hasnah menyelamatkan keadaaan Murni ataupun Richman. Murni tidak ingin suaminya salah paham.

Rafael yang cemburu pamit sebentar ke belakang. "Saya jemput Prince dulu, dia tidak biasa bergadang!" Kata Rafael membuat alasan. Dua orangtua itu mengerti.

Di rumah belakang,_

Richman membantu Hasnah berpindah dari kursi roda lalu mendudukkan Hasnah di sebelahnya.

"Santi taruh kursi rodanya keluar!"

Santi mengangguk.

Saat itulah Rafael muncul di pintu.

"Daddy datang!" Anak-anak berseru senang. Putri dan Raihana berdiri menggandeng tangan Rafael. Anak-anak itu sangat polos tidak mengerti gejolak di hati orang tuanya. Rafael tersenyum lega, Murni dan Richman tidak duduk berdekatan. Segitu cemburunya Rafael, tempat duduk saja jadi masalah di hatinya.