WebNovelV saga44.44%

Chapter 4 - Di Gudang

Di dalam gudang...

V turun dari mobil, masih waspada. la melihat beberapa orang lain di dalam sana-semua berpakaian lusuh, tetapi dengan mata penuh kecerdasan. Ada yang sedang merakit senjata, memperbaiki drone, bahkan menyusun blueprint armor canggih.

Pria tadi melipat tangannya dan menatap V.

???: "Nama ku Cain, Cain anderson Dan tempat ini... adalah rumah para jenius yang dibuang dunia."

V menyipitkan mata lalu Salah satu perempuan dengan rambut pendek dan kacamata augmented reality menyeringai.

Perempuan: "Bukan cuma pintar. Kami adalah orang-orang yang pernah dicari dan diburu... sama seperti kau"

V menatap sekeliling. la baru saja masuk ke dalam sarang para pencipta senjata ilegal dan hacker underground.

V (dalam hati): "Apa mereka bisa dipercaya?"

Cybercity, Tahun 2132 – Gudang Rahasia

V menyandarkan tubuhnya ke dinding, matanya menyapu seisi ruangan. Mesin-mesin canggih, senjata eksperimental, dan blueprint armor bertebaran di mana-mana. Orang-orang di sini bukan sekadar teknisi biasa—mereka adalah para jenius yang dikejar dunia.

Cain berjalan mendekat dan duduk di samping V dengan ekspresi santai.

Cain: "Jadi, kau yang telah membobol sistem keamanan Leviathan Enterprise? Gila juga nyalimu."

V melirik Cain tanpa ekspresi.

V: "Aku nyaris berhasil. Tapi sistem mereka terlalu ketat, sebentar... bagaimana kalian bisa mengetahuinya? padahal itu baru sekitar 2 jam lalu."

Cain tertawa pendek dan menepuk bahu seorang pria yang sedang merakit sebuah drone besar.

Cain: "Karena Kami juga sudah tiga tahun mencoba membobol sistem LE… dan hasilnya nihil. Namun sistem operasi kami tiba tiba menujukkan kalau sistem keamanan LE telah dibobol jadi kami langsung mencari orang yang melakukannya"

Seorang perempuan berambut pendek dengan mata cybernetic tadi mendekat, tangannya memegang tablet holografik.

Perempuan: "Aku masih heran, bagaimana dia dapat membobol sistem keamanan LE hanya dalam waktu satu malam. Sedangkan kita telah berusaha selama 3 tahun dengan semua peralatan canggih namun tak ada hasil."

Cain tersenyum tipis.

Cain: "Itu justru yang menarik. Kalau dia bisa sejauh ini tanpa bantuan… mungkin dia adalah kunci yang kita butuhkan."

V menyilangkan tangan, merasa waspada.

V: "Jadi, siapa kalian ini sebenarnya dan apa mau kalian?"

Cain melipat tangannya, lalu mulai memperkenalkan kelompoknya.

Reina: Perempuan dengan mata cybernetic tadi. Dia mantan ilmuwan LE yang dibuang setelah melakukan eksperimen ilegal yang dianggap terlalu berbahaya.

Ghost: Pria pendiam yang merakit drone tadi. Dia adalah buronan kelas satu karena mencuri blueprint robot militer dari LE.

Maxwell: Seorang hacker tua yang dulunya adalah arsitek keamanan utama LE sebelum akhirnya dikhianati dan hampir dibunuh oleh perusahaan itu.

Orion: Insinyur muda yang jenius, tetapi dikeluarkan dari akademi teknologi karena terlalu berbakat dan dianggap berbahaya oleh pemerintah.

Cain menunjuk ke sekitar.

Cain: "Kami semua punya alasan untuk membenci LE. Kami ingin menjatuhkan mereka, pertama kami akan mengambil alih sistem keamanan mereka lalu meretas semua cctv dan yang paling penting kami akan mengambil alih para robocops untuk membantu kami menjatuhkan mereka."

Cain: "Kami juga sering mengambil robot-robot yang dibuang dan membongkar suku cadangnya untuk membuat sesuatu yang lebih baik."

V: "Jadi… kalian ini sekumpulan pencuri teknologi ya"

Cain terkekeh.

V menatap sekeliling. Mesin-mesin canggih, senjata berteknologi tinggi, bahkan beberapa robot hasil modifikasi terlihat di sudut ruangan. Mereka benar-benar serius dalam perlawanan ini.

VIRA (di dalam kacamata V, suara pelan): "Potensi ancaman: rendah. Potensi keuntungan: tinggi. Kemungkinan kerja sama: 78%."

V mendesah.

V: "Baiklah… aku tertarik. Tapi kalau kalian berencana menjatuhkan LE, kalian butuh lebih dari sekadar teknologi. Kalian butuh seseorang yang bisa membuka kunci sistem mereka dari dalam."

Cain menyeringai.

Cain: "Tepat. Dan itulah kenapa kami menyelamatkanmu."

V kini benar-benar terjebak dalam permainan yang lebih besar dari sekadar hacking.